Pengembangan Proses Bisnis Inovatif Batam Animal Lovers Community dengan Metode Design Thingking

Authors

  • Heru Wijayanto Aripradono 1Program Studi Teknologi Informasi, 2 Program Studi Akuntansi 1Fakultas Komputer, 2Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Internasional Batam
  • Vionny Lau 1Program Studi Teknologi Informasi, 2 Program Studi Akuntansi 1Fakultas Komputer, 2Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Internasional Batam

DOI:

https://doi.org/10.33005/tekmapro.v19i1.380

Keywords:

Keywords: Pengembangan, Organisasi, Design Thinking, Hewan, Terlantar

Abstract

Artikel ini membahas penggunaan metodologi Design Thinking dalam pengembangan proses bisnis inovatif Batam Animal Lovers Community (BALC), sebuah organisasi nirlaba, untuk mengatasi masalah kesejahteraan hewan terlantar di Kota Batam. Organisasi ini menggunakan strategi komprehensif yang mencakup inisiatif pemberian makanan kepada hewan jalanan dan kampanye edukasi terkait kegiatan pemberian makanan kepada hewan jalanan serta kesejahteraan hewan. Saat ini, BALC beroperasi secara independen tanpa kolaborasi dengan lembaga pemerintah atau organisasi kesejahteraan hewan lainnya. Penelitian ini menguraikan tujuan dari inisiatif BALC, metodologi yang digunakan, dan temuan-temuan umum dari pelaksanaan program pemberian makan di jalanan dan kampanye kesadaran kesejahteraan hewan. Meskipun BALC beroperasi secara independen, temuan penelitian ini menunjukkan efektivitas inisiatif yang digerakkan oleh masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hewan terlantar di Batam.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2024-02-16

How to Cite

Aripradono, H. W. and Lau, V. (2024) “Pengembangan Proses Bisnis Inovatif Batam Animal Lovers Community dengan Metode Design Thingking”, Tekmapro, 19(1), pp. 59–76. doi: 10.33005/tekmapro.v19i1.380.

Issue

Section

Articles